Apa itu DIP Switch

Sebelum kita menjelaskan fungsi dan tipe DIP switch, kita sudah bisa membayangkan betapa bergunanya alat-alat ini berdasarkan namanya.

Switch adalah perangkat yang digunakan untuk mengganggu dan menghubungkan daya listrik. Dalam elektronik, sakelar bertindak sebagai pemutus dan menghubungkan sumber arus yang mengalir dari sumber tegangan ke beban.

Saklar itu sendiri dapat dioperasikan secara manual dan otomatis, dalam hal ini berarti sakelar itu dapat dioperasikan secara manual dan manual (secara mekanis).

DIP switch adalah singkatan dari “Dual In-Line Package”, kombinasi dari banyak sakelar. Sakelar DIP ini adalah sakelar yang dirancang untuk pemasangan atau pemasangan pada papan sirkuit tercetak (papan sirkuit tercetak).

DIP switch dapat disebut jumper, dan mengapa begitu? Karena ketika posisi dimatikan, sirkuit terputus, dan sebaliknya, ketika saklar dihidupkan, ada hubungan pendek.

Dari Sinaupedia Berikut adalah berbagai jenis DIP switch:

  1. DIP saklar geser

Sakelar DIP tipe slide ini banyak digunakan, dan pengoperasian sakelar DIP tipe slide ini sama dengan switch DIP rocker. Perbedaannya, bagaimanapun, adalah jenis perangkat keras slider dan rocker yang mewakili bit di setiap switch.
Hanya ada ON dan OFF atau 0 dan 1 di masing-masing bit ini. Dengan demikian, kombinasi dari bit-bit ini dapat dilihat sebagai angka biner.

Misalnya, sakelar DIP tipe slide memiliki 8 sakelar, sehingga kami dapat membuat kombinasi antara 00000000 dan 11111111.

  1. DIP rocker switch

Secara umum, toggle switch ini juga merupakan DIP switch, yang sering digunakan sebagai saklar DIP tipe slide. Dalam fungsi yang sama dengan sakelar geser, satu-satunya perbedaan adalah pada perangkat keras.

  1. DIP saklar jenis rotary

Dengan sakelar putar DIO ini, angka-angka dicetak pada sakelar dip. Misalkan angkanya 0 hingga 9. Misalkan Anda memutar saklar DIP pada angka 5. Apa yang terkait dengan kaki 4 dan 1 ketika saklar DIP diputar ke 9? maka kaki yang terhubung dengan yang umum adalah kaki berlabel 8 dan 1



Leave a reply

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>